forum media dakwah

crop_revisi_logo_web__1__hd-removebg-preview

Doa Ketika Hujan Turun dan Setelah Hujan Berhenti

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Hujan adalah rahmat dan nikmat besar dari Allah. Karena itu, syariat Islam mengajarkan doa-doa khusus ketika hujan turun, sebagai bentuk syukur dan permohonan kebaikan. Demikian juga setelah hujan berhenti, seorang Muslim dianjurkan berdoa agar hujan tersebut membawa manfaat dan tidak menjadi sebab bencana.

Artikel ini membahas doa saat hujan turun, doa setelah hujan berhenti, beserta dalil, penjelasan ulama, dan faidahnya.


2. Dalil Al-Qur’an tentang Hujan sebagai Rahmat

a. Hujan adalah karunia dan keberkahan

Allah berfirman:

وَهُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِن بَعْدِ مَا قَنَطُوا وَيَنشُرُ رَحْمَتَهُ
“Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka putus asa dan menyebarkan rahmat-Nya.”
QS. Asy-Syūrā: 28

Ayat ini menjelaskan bahwa hujan adalah bentuk nyata dari rahmat Allah.

b. Hujan menumbuhkan kehidupan

Allah Ta’ala berfirman:

وَأَنزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُّبَارَكًا
“Dan Kami turunkan dari langit air yang penuh berkah.”
QS. Qāf: 9

Air hujan disebut sebagai “mubārak”, sebab ia membawa manfaat bagi makhluk bumi.


3. Doa Ketika Hujan Turun (Berdasarkan Hadits Shahih)

Doa Utama saat Hujan Turun

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:

“Apabila hujan turun, Nabi ﷺ membaca:
اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

‘Ya Allah, jadikanlah hujan ini sebagai hujan yang bermanfaat.’”
HR. Bukhari no. 1032

Ini adalah doa paling shahih dan paling diajarkan oleh Rasulullah ﷺ.


4. Doa Ketika Hujan Lebat atau Dikhawatirkan Berbahaya

Ketika hujan turun sangat deras atau disertai angin kencang, Nabi ﷺ mengajarkan doa agar hujan tersebut tidak membawa keburukan.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

“Pernah terjadi hujan lebat, lalu Rasulullah ﷺ berdoa:
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا
‘Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami dan jangan pada kami.’

Beliau juga membaca:*
اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
‘Ya Allah, turunkanlah pada bukit-bukit, gunung, lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.’
HR. Bukhari no. 1014 dan Muslim no. 897.

Hadits ini menjadi dalil bahwa boleh meminta agar hujan dialihkan bila membahayakan.


5. Doa Setelah Hujan Berhenti

Setelah hujan turun, Nabi ﷺ mengajarkan doa sebagai bentuk syukur kepada Allah.

Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

“Rasulullah ﷺ shalat Subuh bersama kami di Hudaibiyah setelah turun hujan semalam. Setelah selesai, beliau bersabda:

أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِي مُؤْمِنٌ بِي وَكَافِرٌ
‘Pagi ini ada hamba-Ku yang beriman kepada-Ku dan ada yang kafir.’

Lalu beliau menjelaskan bahwa orang yang mengatakan:*
مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ
‘Kami diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah,’

maka ia adalah orang yang beriman kepada Allah.”
HR. Bukhari no. 1038, Muslim no. 71

Maka doa setelah hujan adalah:

“Mutirnā bi fadh lillāhi wa raḥmatih.”

Artinya: “Kami diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah.”


6. Pendapat Para Ulama tentang Doa saat Hujan

1) Imam An-Nawawi (w. 676 H)

Dalam Al-Adzkār, beliau menjelaskan:

“Disunnahkan membaca doa ‘Allahumma shoyyiban nafi‘an’ saat hujan turun karena itulah yang diajarkan Rasulullah ﷺ.”

2) Ibnu Hajar Al-‘Asqalani (w. 852 H)

Dalam Fathul Bāri, beliau menafsirkan doa “huwālanā wa la ‘alainā”:

“Doa ini menunjukkan bahwa boleh memohon agar hujan dialihkan jika membawa bahaya, bukan menghentikannya secara total.”

3) Syaikh Ibn Baz (Mufti Saudi)

Dalam Majmū’ Fatāwā, beliau menjelaskan:

“Ketika hujan membawa mudarat atau berlebihan, maka disyariatkan membaca doa Nabi ﷺ agar hujan dipindahkan ke tempat yang bermanfaat.”

Pendapat ulama menegaskan bahwa doa ketika hujan bukan hanya sunnah, tetapi sarana meminta keberkahan dan perlindungan.


7. Faidah Membaca Doa Ketika Hujan Turun dan Setelahnya

1. Mengakui bahwa hujan adalah rahmat Allah

Doa-doa ini menegaskan keimanan bahwa Allah yang mengatur turunnya hujan.

2. Menghindarkan bahaya hujan yang berlebihan

Hadits Nabi menunjukkan bahwa hujan yang sangat deras bisa dimohonkan agar dialihkan.

3. Mendapat berkah dari hujan

Membaca doa saat hujan turun adalah salah satu sebab agar hujan membawa keberkahan bagi bumi.

4. Menumbuhkan syukur dalam hati

Doa setelah hujan mengingatkan seorang Muslim bahwa hujan bukanlah sekadar fenomena alam.

5. Termasuk bentuk dzikir harian

Menghidupkan sunnah Rasulullah ﷺ dalam setiap keadaan.


8. Kesimpulan

Hujan adalah nikmat dan rahmat dari Allah. Nabi ﷺ mengajarkan doa-doa khusus ketika hujan turun dan setelah hujan berhenti untuk memohon keberkahan dan perlindungan. Doa-doa tersebut memiliki dasar kuat dari Al-Qur’an dan hadits shahih, serta diperkuat oleh penjelasan ulama.

Doa yang dianjurkan:

1. Saat hujan turun:

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
“Ya Allah, jadikanlah hujan ini sebagai hujan yang bermanfaat.”

2. Saat hujan lebat/dikhawatirkan:

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا

3. Setelah hujan berhenti:

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Semoga hujan yang turun menjadi sebab kebaikan, keberkahan, dan rahmat bagi seluruh kaum Muslimin.